Senin, 06 Juli 2026

PERTEMUAN PENYAIR NUSANTARA XIV ACEH 2026 SEBAGAI AJANG PENDEWASAAN BERKARYA

 


Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV sukses diselenggarakan di Aceh, Indonesia pada tanggal 22 hingga 28 Juni 2026. Perhelatan sastra internasional terbesar di kawasan serumpun ini mengusung misi penguatan ekosistem sastra sekaligus memperkokoh persaudaraan antarbangsa lewat jalur diplomasi budaya puisi. [1, 2, 3]
Berikut adalah poin-poin penting dari pelaksanaan PPN XIV Aceh 2026:
🎭 Skala Acara & Partisipan
  • Dihadiri 14 Negara: Acara ini menjadi magnet bagi para sastrawan dunia dengan partisipasi delegasi penyair, akademisi, budayawan, dan kritikus sastra dari 14 negara sahabat dan kawasan Nusantara. [1, 2]
  • Pembukaan Resmi: Dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., bertempat di Gedung Wali Nanggroe, Banda Aceh pada Senin malam, 22 Juni 2026. [1]
📍 Lokasi Kegiatan
Rangkaian festival sastra ini tidak hanya berpusat di satu titik, melainkan bergerak secara simultan menjangkau beberapa wilayah kabupaten/kota di Aceh guna menyebarkan denyut literasi, antara lain: [1]
  • Banda Aceh
  • Aceh Besar
  • Bireuen
  • Aceh Tengah [1, 2]
📜 Rangkaian Agenda Utama
Selama satu pekan penuh, PPN XIV diisi dengan berbagai program kebudayaan yang padat, meliputi: [1]
  • Gelar Wicara & Dialog Kebudayaan: Membahas tema strategi digitalisasi sastra lewat konsep "5+1 SI" untuk memperkuat eksistensi puisi di era kecerdasan buatan dan media baru. [1]
  • Panggung Apresiasi: Pertunjukan pembacaan puisi, teater puisi, musikalisasi puisi, hingga peluncuran buku antologi puisi bersama lintas negara. [1]
  • Kunjungan Budaya: Napak tilas sejarah dan wisata literasi ke situs-situs budaya penting di bumi Serambi Mekah. [1, 2]
🏆 Penghargaan Khusus
Dalam momentum PPN XIV ini, Pemerintah Kota Banda Aceh dianugerahi penghargaan bergengsi Anugerah Cakrawala Penyair Nusantara 2026 atas komitmen berkelanjutannya dalam menyediakan ruang kolaborasi bagi komunitas literasi dan menjaga ekosistem seni-budaya daerah. [1]

(Catatan Konteks: Mengingat latar belakang pembimbing sastra SMP Panca Budi, Muhammad Raudah Jambak—suami dari Tina Aprida Marpaung—merupakan salah satu tokoh sastrawan mapan di Sumatera Utara, keterlibatan karya atau delegasi bimbingan mereka dalam ekosistem perjumpaan puisi nasional seperti PPN ini menjadi relevan sebagai bentuk kelanjutan aktivitas literasi mereka). [1]

BIGRAFI TINA APRIDA MARPAUNG

 

Tina Aprida Marpaung, S.Pd. adalah seorang tenaga pendidik profesional, guru Bahasa Indonesia senior, dan pembimbing bidang sastra-literasi berprestasi di lingkungan Perguruan Panca Budi Medan. Dedikasi profesionalnya terfokus pada pengembangan kemampuan bahasa, seni puisi, dan literasi bagi para siswa tingkat menengah pertama. [1, 2, 3, 4]
Berikut adalah profil dan biografi profesional Tina Aprida Marpaung dalam hubungannya dengan Panca Budi:
Karier Pendidikan di SMP Panca Budi
  • Guru Bidang Studi: Beliau mengabdi sebagai guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Panca Budi Medan. Tugas utamanya meliputi pengajaran kurikulum nasional, penguatan aspek kebahasaan, serta penanaman minat baca-tulis siswa. [1, 2, 3, 4]
  • Pengembangan Kompetensi Internasional: Sebagai bagian dari peningkatan mutu SDM sekolah, beliau terpilih sebagai salah satu delegasi guru dalam program kunjungan magang ke Sekolah Menengah Sains Teluk Intan, Malaysia pada awal tahun 2024. [1]
Rekam Jejak Prestasi & Bimbingan Sastra
  • Pembimbing Berprestasi Nasional/Regional: Beliau secara konsisten menorehkan prestasi sebagai guru pembimbing lomba seni siswa. Pada akhir 2023, beliau menerima penghargaan khusus dari Kepala Bidang Pendidikan Perguruan Panca Budi atas prestasinya dinobatkan sebagai Pembimbing Cipta Puisi Amuk 21 oleh UKM LKK Universitas Negeri Medan (UNIMED). [1, 2, 3]
  • Juara Lomba Baca Puisi: Di bawah asuhan kompetensi sastranya, para pelajar SMP Panca Budi Medan sukses memenangkan berbagai trofi bergengsi dalam ajang Lomba Baca Puisi se-Sumatera Utara lintas generasi (tercatat aktif membawa kemenangan dari tahun 2017 hingga 2018). [1, 2]
Kehidupan Pribadi & Latar Belakang
  • Keluarga Sastrawan: Ibu Tina Aprida Marpaung menikah dengan Muhammad Raudah Jambak, S.Pd., yang dikenal luas di Sumatera Utara sebagai tokoh budaya, sastrawan nasional, dan penulis produktif. [1]
  • Pendidikan Anak: Salah satu putra mereka menempuh jalur pendidikan tinggi di lingkungan rumpun yang sama, yakni program studi teknik informatika/sistem di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). [1, 2]


TENTANG TINA APRIDA MARPAUNG



Tina Aprida Marpaung, S.Pd. adalah seorang guru senior bidang studi Bahasa Indonesia sekaligus pembina kegiatan ekstrakurikuler sastra di SMP Panca Budi Medan, Sumatera Utara. [1, 2, 3, 4]
Beliau dikenal aktif dalam mengembangkan bakat literasi para siswa, dengan fokus rekam jejak sebagai berikut:
  • Guru & Pembina Ekstrakurikuler: Di SMP Panca Budi Medan, ia mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia dan menjadi guru pembina untuk bidang Puisi dan Teater serta Klub Literasi sekolah. [1, 2, 4]
  • Guru Pembimbing Berprestasi: Ia berulang kali membawa siswa-siswi SMP Panca Budi meraih prestasi di tingkat regional. Pada tahun 2023, ia dinobatkan sebagai pembimbing Cipta Puisi Amuk 21 yang diselenggarakan oleh UKM LKK UNIMED. Sebelumnya, ia juga sukses membimbing pelajar memenangkan lomba baca puisi se-Sumatera Utara. [1, 2]
  • Pegiat Sastra: Di luar aktivitas mengajar formal, ia dikenal aktif dalam lingkaran seni sastra dan kerap terlibat dalam berbagai pertemuan sastra tingkat nasional. [1]
  • Latar Belakang Keluarga: Ia menikah dengan Muhammad Raudah Jambak, S.Pd., seorang sastrawan, penulis, dan tokoh budaya yang berbasis di Medan. [1]