Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV sukses diselenggarakan di Aceh, Indonesia pada tanggal 22 hingga 28 Juni 2026. Perhelatan sastra internasional terbesar di kawasan serumpun ini mengusung misi penguatan ekosistem sastra sekaligus memperkokoh persaudaraan antarbangsa lewat jalur diplomasi budaya puisi. [1, 2, 3]
Berikut adalah poin-poin penting dari pelaksanaan PPN XIV Aceh 2026:
🎭 Skala Acara & Partisipan
- Dihadiri 14 Negara: Acara ini menjadi magnet bagi para sastrawan dunia dengan partisipasi delegasi penyair, akademisi, budayawan, dan kritikus sastra dari 14 negara sahabat dan kawasan Nusantara. [1, 2]
- Pembukaan Resmi: Dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., bertempat di Gedung Wali Nanggroe, Banda Aceh pada Senin malam, 22 Juni 2026. [1]
📍 Lokasi Kegiatan
Rangkaian festival sastra ini tidak hanya berpusat di satu titik, melainkan bergerak secara simultan menjangkau beberapa wilayah kabupaten/kota di Aceh guna menyebarkan denyut literasi, antara lain: [1]
📜 Rangkaian Agenda Utama
Selama satu pekan penuh, PPN XIV diisi dengan berbagai program kebudayaan yang padat, meliputi: [1]
- Gelar Wicara & Dialog Kebudayaan: Membahas tema strategi digitalisasi sastra lewat konsep "5+1 SI" untuk memperkuat eksistensi puisi di era kecerdasan buatan dan media baru. [1]
- Panggung Apresiasi: Pertunjukan pembacaan puisi, teater puisi, musikalisasi puisi, hingga peluncuran buku antologi puisi bersama lintas negara. [1]
- Kunjungan Budaya: Napak tilas sejarah dan wisata literasi ke situs-situs budaya penting di bumi Serambi Mekah. [1, 2]
🏆 Penghargaan Khusus
Dalam momentum PPN XIV ini, Pemerintah Kota Banda Aceh dianugerahi penghargaan bergengsi Anugerah Cakrawala Penyair Nusantara 2026 atas komitmen berkelanjutannya dalam menyediakan ruang kolaborasi bagi komunitas literasi dan menjaga ekosistem seni-budaya daerah. [1]
(Catatan Konteks: Mengingat latar belakang pembimbing sastra SMP Panca Budi, Muhammad Raudah Jambak—suami dari Tina Aprida Marpaung—merupakan salah satu tokoh sastrawan mapan di Sumatera Utara, keterlibatan karya atau delegasi bimbingan mereka dalam ekosistem perjumpaan puisi nasional seperti PPN ini menjadi relevan sebagai bentuk kelanjutan aktivitas literasi mereka). [1]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar